Bengkak Kelenjar Getah Bening

Pembengkakan kelenjar getah bening (lymphadenopathy) yaitu keadaan saat kelenjar getah bening atau gumpalan jaringan sebesar kacang yang diisi sel darah putih alami pembesaran.

Sesungguhnya kelenjar getah bening adalah sisi dari system kebal badan manusia yang dapat menolong melawan infeksi, baik dikarenakan oleh bakteri, virus, atau yang lain. Umumnya saat berlangsung infeksi, kelenjar getah bening juga akan membengkak untuk memberi sinyal. Sesudah infeksi mereda, kelenjar getah bening juga akan mengempis dengan sendirinya. banyak sumber di internet membahas tentang permasalahan penyakit getah bening seperti salah satu sumber artikel di wikipedia.

Walau demikian, Anda mesti tetaplah mewaspadai pembengkakan kelenjar getah bening karna keadaan ini dapat juga dikarenakan oleh keadaan yang termasuk serius. Temuilah dokter jika :

Kelenjar getah bening merasa keras waktu ditekan.

Kelenjar getah bening membengkak tanpa ada sebab yang pasti dibarengi tubuh yang merasa lemah.

Kelenjar getah bening sudah membengkak lebih dari dua minggu serta/atau dibarengi dengan ukuran yang jadi membesar.

Anda alami demam yg tidak kunjung mereda.

Anda senantiasa berkeringat pada malam hari.

Anda alami penurunan berat tubuh tanpa ada sebab yang pasti.

Anda alami sakit tenggorokan yang mengakibatkan susah menelan atau bernapas.

Pada intinya, kelenjar getah bening ada di semua badan kita, tetapi keadaan pembengkakan umumnya cuma berlangsung di ruang ketiak, leher, dibawah dagu, serta di pangkal paha.

Penyebabnya Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Infeksi bakteri atau virus yang termasuk enteng adalah aspek yang seringkali mengakibatkan pembengkakan kelenjar getah bening. Sebagian contoh infeksi enteng itu yaitu demam kelenjar, pilek, infeksi tenggorokan, radang amandel, infeksi gigi, infeksi telinga, serta infeksi kulit (selulitis). Kelenjar getah bening yang bengkak karena infeksi-infeksi itu umumnya dibarengi rasa sakit. Diluar itu, kadang-kadang pasien juga alami demam, batuk, serta nyeri tenggorokan.

Pada masalah yang tidak sering berlangsung, pembengkakan kelenjar getah bening dapat juga dikarenakan oleh :

Rheumatoid arthritis (penyakit autoimun yang menyerang jaringan pelapis sendi) Penyakit lupus (penyakit autoimun yang menyerang sel darah, sendi, kulit, serta organ badan) Campak (infeksi virus yang diikuti dengan tanda bintik-bintik merah pada kulit) Sarcoidosis (penyakit dengan tanda timbulnya gumpalan jaringan yang membengkak serta merah atau granuloma didalam organ badan)

Tuberkulosis (infeksi bakteri yang diikuti dengan tanda batuk-batuk yang tinggal)

Rubella (infeksi virus dengan tanda ruam kulit yang terbagi dalam bintik-bintik kecil berwarna kemerahan)

Sifilis (infeksi bakteri yang disebarkan lewat jalinan seksual)

Cytomegalovirus (infeksi virus yang biasanya disebarkan lewat air liur atau urine)

HIV (infeksi virus yang menyerang system kebal badan)

Kanker

Pada masalah pembengkakan kelenjar getah bening yang dikarenakan oleh kanker, umumnya pembengkakan itu tampak tetaplah tidak mengempis sampai sebagian minggu, serta mungkin saja bahkan juga jadi membesar dengan perlahan. Diluar itu, kelenjar merasa keras waktu disentuh, tetapi tidak sakit. Pasien keadaan ini umumnya juga akan alami penurunan berat tubuh serta seringkali berkeringat pada malam hari.

Contoh type kanker yang dapat mengakibatkan pembengkakan kelenjar getah bening yaitu leukemia limfositik kritis serta limfoma non-Hodgkin. Ke-2 type kanker ini menyerang sel darah putih. Pembengkakan kelenjar getah bening dapat juga berlangsung karena type kanker yang lain yang tumbuh di organ badan mana juga, namun lalu menebar ke kelenjar getah bening itu.

Komplikasi bisa berlangsung bila infeksi penyebabnya pembengkakan kelenjar tidak selekasnya diobati. Komplikasi itu diantaranya :

Pembentukan abses. Abses adalah himpunan nanah karena infeksi. Nanah tersebut terbagi dalam sel darah putih, jaringan mati, bakteri serta cairan. Bila ini berlangsung, jadi butuh diberi antibiotik serta dikerjakan drainase untuk membebaskan cairan abses yang terjerat barusan. Abses yang terjerat di dekat organ vital bisa mengakibatkan rusaknya yang penting.

Bakteremia (infeksi dalam aliran darah). Infeksi yg tidak diobati juga akan tingkatkan resiko penebaraan bakteri kedalam aliran darah serta mengakibatkan sepsis. Hal semacam ini begitu beresiko karna bisa berbuntut pada tidak berhasil organ serta kematian. Pasien yang alami sepsis butuh dirawat dirumah sakit untuk memperoleh therapy antibiotik lewat pembuluh darah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s